3 Alasan, Pentingnya Belajar Bahasa Arab

 

Murid SMA Islam Al Azhar 24 Boarding kelas x belajar Bahasa Arab ba’da isya 20.00-21.00

SMA Islam Al Azhar 24 Boarding merupakan salah satu sekolah yang sudah memiliki program muadalah dengan Universitas Al Azhar, Kairo, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mewujudkan salah satu tujuan Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, yaitu mendidik pemuda-pemuda Indonesia agar dapat menjadi missi  Islam (muballigh) di belakang hari. Untuk membentuk masyarakat Indonesia yang beriman, berilmu, beramal, dan bertaqwa menuju izzul Islam wal muslimi tentu harus diawali dengan kesungguhan dalam mencetak kader muballigh.

Cita-cita tersebut dirumuskan dalam bentuk memberikan layanan penyetaraan muatan kurikulum bagi murid-murid yang bercita-cita berkuliah di Universitas Al Azhar, Kairo, mulai dari kelas X sampai dengan kelas XII. Salah satu bentuk layanan yang berikan secara intensif kepada seluruh murid adalah pembelajaran Bahasa Arab. Di SMA Islam Al Azhar 24 Boarding, Bahasa Arab tidak hanya dikenalkan di dalam kelas di pagi hari, tetapi diajarkan juga di malam hari dan setelah ziyadah tahfidz di pagi hari setelah sholat shubuh.

Beberapa alasan telah menjadi dasar kuat pentingnya mempu berbahasa Arab untuk murid-murid dan anak-anak kita semuanya dalam mewujudkan izzul Islam wal Muslimin.

  1. Allah telah memilih Bahasa Arab sebagai Bahasa Al Qur’an

Dalam kehidupan sehari-hari, al Qur’an tidak hanya bacaan yang dapat dengan mudah dibaca, dan amat indah didengar, lebih dari itu, al Qur’an sebagai petunjuk bagi kita yang bertaqwa, penyejuk hati, obat, inspirasi dan penguat akal. Sebagai manusia, kita tidak bisa dipisahkan dari Al Qur’an, maka mempelajari Bahasa yang digunakan al Qur’an, Bahas Arab, sangatlah penting. Allah berfirman dalam QS. Az Zumar ayat 23 (tafsir Al Azhar, jilid 8).

اَللّٰهُ نَزَّلَ اَحْسَنَ الْحَدِيْثِ كِتٰبًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَۙ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُوْدُ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْۚ ثُمَّ تَلِيْنُ جُلُوْدُهُمْ وَقُلُوْبُهُمْ اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِۗ ذٰلِكَ هُدَى اللّٰهِ يَهْدِيْ بِه مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَمَا لَه مِنْ هَادٍ

“Allah telah menurunkan yang sebaik-baik kata, Kitab yang serupa dan berulang; gementar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka, kemudian lembutlah kulit mereka dan hati mereka kepada mengingat Allah. Itulah dia petunjuk Allah yang ditunjukiNya dengan dia barangsiapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidaklah ada baginya yang akan menunjuk.”

Maksud “Allah telah menurunkan yang sebaik-baik kata.”, karena susunan bahasanya yang mengatasi segala susunan bahasa yang pernah ada, baik di zaman al Qur’an diturunkan atau untuk selanjutnya (Tafsir Al Azhar). Kita dapat mengetahui bahwa al Qur’an disampaikan dengan Bahasa jelas, dan memberi petunjuk yang jelas, sehingga dapat melembutkan hati.

قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

(Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Buya Hamka menjelaskan bahwa al-Quran itu tidaklah susah dipahamkan dan tidak banyak berbelat-belit. Bahkan sungguhpun al Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, didorong oleh rasa iman dan ingin mendalami Islam maka seluruh bangsa yang telah memeluk Islam di atas dunia ini pun dengan kesungguhan hati mempelajari bahasa Arab itu. Beberapa Ulama yang mengarang Ilmu Agama Islam dalam bahasa Arab, bukanlah mereka orang Arab, seperti Syaikh Ahmad Arsyad Banjar, Syaikh Nawawi Banten, Syaikh Ahmad Khathib Minangkabau, Syaikh Ahmad Khathib Sambas, Syaikh Daud Fathani.

 

  1. Bahasa Arab adalah Bahasa dalam sholat dan menguatkan spiritual

Sebagai muslim, kita semuanya melaksanakan dan diwajibkan sholat 5 waktu dalam sehari-semalam. Siapapun kita, berbahasa ibu apapun, dan dari manapun, kita melaksankan sholat hanya menggunakan Bahasa Arab. Sholat Adalah ibadah yang diawalai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, keduanya hanya menggunakan lafadz Bahasa Arab. Memahami setiap bacaan dalam setiap gerakan sholat akan membuat kita semakin khusyuk dan merasa sangat dekat dengan Allah. Melafadzkan dengan benar, dan memahami maknanya dengan baik akan membuat hati kita semakin merasakan sakinah.

 

  1. Bahasa Arab dapat menyatukan kaum Muslimin
Murid SMA Islam Al Azhar 24 Boarding kelas x belajar Bahasa Arab ba’da isya 20.00-21.00

Seluruh kaum Muslimin di seluruh dunia melaksankan sholat hanya dengan satu Bahasa, yaitu Bahasa Arab, dan dipanggil dengan satu panggilan, yaitu adzan. Saat adzan dikumandangkan seluruh kaum Muslimin di suatu tempat dari berbagai daerah akan berhenti dan menuju serentak ke satu tempat, yaitu masjid. Kita semua telah mengetahui bahwa Adzan menggunakan Bahasa Arab. Lebih dari itu, kita semua akan merasa persaudaraan yang begitu kuat, jika bertemu orang asing, lalu ia tersenyum dan mengucapkan “Assalamu’alaikum” kepada kita.

Sederhanya, kemulian Islam dapat dicapai dengan menjadi generasi yang bertakwa kepada Allah dan kuat, memiliki kompetensi yang bermanfaat. Salah satu upayanya adalah mendekatkan generasi kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang mengutamakan sholat dari segala urusan hidupnya di dunia, mencintai al Qur’an, dan gemar membaca hadits Nabi Muhammad Saw. Diantara bentuk ikhtiyar mewujudkannya adalah memperkenalkan dan mengajarkan Bahasa Arab kepada generasi penerus  kita. wa Allahu a’lam.

(Firman Adi Saputra, M.Pd. – Wakil Kepala Sekolah SMA Islam Al Azhar 24 Boarding)

Postingan Terkait