
Cigombong, 16 Agustus 2026 – Rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Al Azhar Boarding School (MTABS) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup dengan meriah. Acara yang berlangsung di kampus SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong, Kabupaten Bogor, ini menjadi puncak dari proses perkenalan dan pembentukan karakter bagi para siswa baru, sekaligus momentum awal perjalanan pendidikan mereka di lingkungan boarding school berbasis Islam .
MTABS: Lebih dari Sekadar Orientasi
MTABS merupakan program khas Al Azhar Boarding School yang menggantikan istilah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada umumnya. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perkenalan lingkungan fisik sekolah, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, adab, dan semangat belajar sejak hari pertama .
Sepanjang pelaksanaan MTABS yang berlangsung selama beberapa hari, para siswa baru diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan di boarding school. Mulai dari pengenalan fasilitas sekolah seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga masjid dan asrama, serta sosialisasi tata tertib dan budaya sekolah yang berlaku . Di samping itu, mereka juga dibekali dengan materi motivasi, pembinaan adab dan akhlak Islami, serta berbagai kegiatan kebersamaan yang bertujuan membangun persaudaraan dan kerja sama antar siswa .
Pentas Seni dan Kreativitas Siswa
Suasana penutupan MTABS tahun ini terasa sangat meriah dengan digelarnya pentas seni yang menampilkan kreativitas siswa-siswi. Berbagai pertunjukan berhasil menyita perhatian, mulai dari demonstrasi Al Azhar Seni Bela Diri (ASBD), karate, taekwondo, hingga ragam tarian daerah, pembacaan puisi, dan pentas musik band .
Acara yang digelar dengan latar belakang panggung megah hasil konsep matang dari para murid ini tidak hanya dihadiri oleh orang tua murid, tetapi juga tokoh agama, unsur pemerintahan, aparat keamanan, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penyelenggaraan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang religius dan berkarakter .
Pesan Penting dari Para Pemangku Kepentingan
Dalam sambutannya pada acara penutupan, Kepala SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong, Ustadz Firman Adi Saputra, M.Pd., menegaskan bahwa berakhirnya MTABS bukanlah akhir dari proses pembentukan karakter siswa. “MTABS bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah. Ini merupakan langkah awal untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian dan kebersamaan siswa. Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya .
Senada dengan itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cigombong, KH. Zenal A. Nurmuhtadin, S.Ag., menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan, agama, dan akhlak dalam pendidikan. Ia berharap lingkungan pendidikan Al Azhar terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang memiliki kemampuan akademik sekaligus fondasi keagamaan yang kuat .
Sambutan Kepala Seksi Keagamaan SMP-SMA YPI Al Azhar
Turut hadir memberikan sambutan, Kepala Seksi Keagamaan SMP dan SMA YPI Al Azhar, Ustadz Fauzi Rahman, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MTABS sebagai program unggulan dalam pembinaan karakter siswa.
Ustadz Fauzi Rahman menekankan bahwa pembinaan keagamaan merupakan pilar utama pendidikan di lingkungan Al Azhar. Ia mengingatkan bahwa MTABS hanyalah awal dari perjalanan panjang pembentukan pribadi muslim yang beriman, berilmu, dan beramal saleh. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan lingkungan hingga pembinaan adab dan ibadah, harus menjadi fondasi yang terus dipupuk selama siswa menjalani pendidikan di boarding school .
Beliau juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan ini, yang sejalan dengan visi YPI Al Azhar untuk mencetak generasi unggul dan berakhlak mulia .
Sinergi Sekolah, Orang Tua, dan Masyarakat
Kesuksesan rangkaian MTABS hingga acara penutupan tidak lepas dari sinergi yang solid antara pihak sekolah, yayasan, komite orang tua murid, dan masyarakat. Keterlibatan orang tua dinilai menjadi bagian penting karena pendidikan dan pembentukan karakter anak membutuhkan kolaborasi yang erat antara sekolah dan keluarga . Sinergi ini diharapkan terus diperkuat selama proses pendidikan berlangsung, terutama dalam mendampingi perkembangan akademik dan non-akademik siswa.
Menatap Masa Depan
Dengan berakhirnya MTABS Tahun Ajaran 2026/2027, para siswa baru resmi memulai babak baru dalam kehidupan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Al Azhar Boarding School. Program-program unggulan seperti tahfizh Al-Qur’an, pendampingan masuk perguruan tinggi negeri, pengembangan bahasa asing, dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler telah menanti untuk mendukung mereka meraih prestasi dan mengembangkan potensi diri secara optimal . MTABS telah menjadi pondasi awal yang kokoh bagi terbentuknya generasi Al Azhar yang berkualitas, berprestasi, dan beradab.
